Salam Pembuka

Assalamu'alaikum...
selamat datang di Blog ini, semoga apa yang saya tulis disini dapat bermanfaat dan dapat dinikmati oleh banyak orang ya...'
:D

Rabu, 12 November 2014

Sibayak Kepepet

Ini soal ke sibayak kepepet..
kepepet rencananya, kepepet keputusannya, kepepet persiapannya, kepepet berangkatnya, kepepet juga teman-temannya...
Jadi ceritanya kemarin itu dapat tawaran dari teman "sebut saja namanya ubay" buat ikut kesibayak, sebenarnya tawaran ini datangnya sih gak kepepet tapiii keputusan buat rencana ikutnya ini yang kepepet. Ini tawaran udah datng dari hari rabu tapi aku masih gak berencana buat ikut, eh sampainya hari sabtu tiba - tiba sikawan nawarin lagi dan setelah kupikir - pikir knapa jadi tiba - tiba menarik gitu tawarannya, dan akhirnya kuputuskanlah buat ikut sabtu itu berangkatnya sabtu malam... Well, jadilah akhirnya semua serba kepepet, belum siapin apa-apa, perlengkapan buat naik gunung juga udah gak lengkap lagi, belom lagi pulang koas gak langsung pulang karna ada agenda lain, sampai dirumah udah jam setengah 6 aja dan habis magrib harus udah di sanggarnya anak-anak pramuka. Huntung aja hari itu si ubay ada sendal gunung 2, dan si anggie bersedia mengantarkan sleepingbeg ku ke kampus, dan akhirnya dapat pinjaman tas gunung dari adikku.. hahaha jadi tinggal beli makanan aja seabrek.. wkwkwkwkwk :D (dasar tukang makan).

Sampai di sanggar pramuka aku di kenalin lah sama teman-temannya si ubay, berhubung aku gak ikut pramuka d kampus jadi aku gak kenal lah sama mereka. Awalnya hampir takut juga yang pergi gak ada perempuannya, hampir tu si ubay jadi sasaran amukanku, wkwkwkk, ternyta yg perempuan lebih bnyak yang ikut, hufh.. Alhamdulillah... Yang ikut naik gunung ternyata orangnya lucu-lucu dan asooy banget lah pokonya. hmm.. rasanya kayak kembali kerumah, sudah cukup lama aku gak rasain suasana seperti ini, jadi kangen sama teman-teman pramukaku dulu, mungkin kalo saat ini aku pergi sama mereka aku tidak hanya jadi penikmat cerita dalam canda tawa ini tapi bakalan jadi salah satu pemeran dalam ceritanya .. #eaaaakk.... oke kembali ke topik, Well, akhirnya kami sampai di berastagi sekitar pukul 11an malam, dan langsung cusssss deh naik ....

Sampai di atas tu sekitar pukul 2 pagi, bangun tenda dan segala macamnya, sekitar pukul setengah 3 kami istirahat lah d tenda , Alhamdulillah lagi malam itu langitnya bagus, ada banyak bintang dan bulapun indah menemani dinginnya malam.. yaa serasa pemilahan hari yang tepat sekali... kami tertidur cukup pulas lah sampai pukul 5 pagi kami sudah teraga untuk sholat dan naik ke puncak lihat matahari terbit.... deeeaaabak.... baguuuuussss bangetttt.... tapi sayangnya kabutnya cukup tebal jadi gak keliatan deh.. hehehe....


ini ni namanya si ubay dan si joko yang ngajak saya sampai ke atas gunung ini ...

yang ini paling aku suka... foto teman-teman baru ...
hehehe, makasih yaa sudah mngizinkan buat numpang n gabung-gabung sama kalian...

*^____^*

Selasa, 28 Oktober 2014

Tanah Airku Tercinta Bobrok Sudah....!

Ini hanyalah sebuah pendapat seorang awam . . .
Pendapat seorang yang mencintai tanah airnya, pendapat seorang yang lahir di tanah ini, besar di tanah ini, pendapat seorang yang menghormati bendera pusakanya...

Ini berawal di sebuah pagi yang cerah #alah, saat itu aku baru sampai di ruangan koas yang sudah terisi oleh beberapa teman-temanku, sesampainya aku di ruangan ternyata meraka sedang membahas mengenai politik di indonesiaku tercinta ini, lebih tepatnya tentang seorang mentri yang diangkat oleh Bapak Presiden dan wakil Presiden teripilih, yaa yang dibicarakan disini adalah latar belakang beliau yang tidak lulus SMA, ya dengan kata lain lulusan SMP...

Tentu aja dalam hal ini akan banyak orang yang berpendapat, ada yang setuju ada yang tidak, ada yang mendukung ada yang tidak, atau mungkin ada yang sudah tidak perduli lagi, tapi kalaupun begitu apakah bisa merubah keadaan? tidak aku rasa.."Tanah Airku Tercinta Bobrok Sudah..."

Bagaimana aku tidak mengatakan hal itu, sudah terlalu banyak hal yang tidak dapat di tolerir lagi di tanahku ini, ntah dari mana yang salah, mungkin pemimpinnya, mungkin juga antek-anteknya, atau mungkin pola pikir dari orang-orangnya yang sudah bersalahan, wataknya yang keras yang akhirnya menghancurkan segalanya, yaaa entahlah siapa yang harus dipersalahkan dalam hal ini, yang dibawah minta keadilan tapi bahkan mereka tidak pernah berlaku adil pada orang - orang yang bekerja di atasnya, yaa kalian tau sendiri motto orang indonesia kebanyakan "peraturan ada untuk dilanggar" kalimat yang tidak asing lagi bukan, ya itu jugalah yang kebanyakan dilakukan oleh orang2 yang merasa dirinya dibawah ini, selalu merasa tertindas, selalu merasa dirugikan, tapi bahkan ketika diberikan sebuah peraturan meraka dengan mudahnya mengabaikannya...
begitu juga dengan yang di atas, sering tidak sadar meraka sedang mengurus berjuta umat,berjuta kepala, mengurus negara, yang mereka ingat hanyalah bagaimana cara mengisi perut mereka saja, bagaimana menyekolahkan anak - anak mereka saja, bagaimana membahagiakan keluarga mereka sampai 7 turunan saja, bahkan banyak dari mereka bahkan tidak mengerti rasa kelaparan, tidak mengerti  perasaan anak - anak yang ingin sekolah tapi tidak bisa itu, tidak mengerti pentingnya menanamkan pendidikan yang layak bagi anak - anak indonesia ini, mereka tidak sadar begitu banyak bibit berbakat di diri generasi muda kita yang mampu menjayakan Indonesia ini jika saja mereka mau perduli, sedikit saja perduli... yaaa.. ini salah satu bukti nyata bobroknya tanah airku, indonesiaku tercinta bobrok sudah...

Kenapa aku harus menjabarkan semua itu? yaa karna itu adalah dasar dari semua kesalah - kesalahan yang terjadi saat ini, kesalahan - kesalahan yang terlihat semakin salah saja #menurutku ya, tidak ada rencana memperbaiki tapi hanya memperburuk keadaan #menurutku ya, kesalahan dari sebuah pola pikir yang salah yang tertanam sudah pada diri rakyat ini, yang mungkin akan menanamkannya lagi pada generasi muda tanah ini...

Coba kembali ke masalah mentri yang bahkan tidak lulus SMA itu, beliau berbakat benar, beliau profesional benar, beliau baik benar, apa yang kurang? hanya karna beliau tidak lulus SMA benar kan.. lalu apa yang salah dengan hal itu? toh dia mampu bekerja profesional #katanya...
Tapi tidakkah mereka berfikir atas keputusan itu? bagaimana mental generasi muda yang akan melihatnya? tidakkah mereka berfikir akan apa yang mereka tanamkan pada diri generasi - generasi muda tanah ini? akan banyak anak - anak yang akan menghentikan langkahnya di jenjang pendidikan, mungkin yang miskin pun yang bersusah payah untuk sekolah lalu menghentikan langkahnya menempuh pendidikan hanya karna hal itu, tidakkah kalian pikirkan wahai para pemimpin?? #TanahAirkuBobrokSudah
Aku sadar di tanahku ini sudah tidak ada lagi yang namanya kejujuran, aku sadar bahkan mungkin yg memiliki titel selangit ini pun tidak murni dari otaknya sendiri, tapi tidakkah kalian bisa memperbaikinya para pemimpin? kalian hanya semakin menghancurkan mental para pemuda tanah ini #menurutku ya..
yaa, ini hanyalah sedikit dari apa yang terlihat atas bobroknya tanah airku ini, tapi apalah yang bisa kita lakukan kini? mendukung? ya mungkin generasi muda yang masih memiliki hati nurani setidaknya dapat memilah apa yang layak didukung dan apa yang layak di tentang.

Baiklah ini hanyalah pendapat dari seorang awam yang mencintai tanah ini, seperti yang sudah saya katakan tadi pastilah banyak pendapat mengenai hal ini, mungkin saya salah dalam menilai, tapi ini adalah sudut pandang saya, setiap orng berhak bicara bukan, dan ini adalah apa yang menurut saya benar, mungkin cukup sampai disinilah cuap2nya ya,... hanyalah curhatan dari seorang pemudi awam di sela - sela waktu di koas KULKEL... hehehehe :D
#eaaaksss

FS

Sabtu, 25 Oktober 2014

Ada Indah di Setiap PINDAH....!!!

" Waktu adalah hal yang bisa menyapu dan mengantar segalanya. Baik kenangan ataupun perasaan. Baik hal-hal buruk maupun hal-hal baik. Baik awal maupun kesudahan. Hanya saja, tak banyak manusia manusia yang mau merelakan sedikit detik lebih lama untuk berproses, untuk berani melangkahi sesuatu yang teramat dicintai. Untuk berpindah dari satu pijakan ke pijakan lain yang terasa begitu asing - tapi sesungguhnya adalah rumah yang seharusnya. Karena dalam hidup ini, manusia selalu butuh berpindah. Pindah dari hal - hal yang salah, pindah dari perasaan - perasaan yang keliru. Namun, untuk melakukannya diperlukan keteguhan, dan manusia terlalu tidak sabaran menjalaninya; terlalu tidak berani memilihnya"

Sebuah kutipan menarik dari buku yang berjudul "PINDAH"....!  !  !
Mungkin aku adalah salah satu manusia yang kebanyakan itu, kebanyakan manusia yang nyaris tidak dapat pindah dan menikmati proses dari pindah itu sendiri di beberapa kondisi tertentu. Rasa sulit beranjak dari posisi yang nyaman menuju ketidak nyamanan yang baru. 

Aku pernah membangun sebuah benteng pertahanan yang aku bangun dari hasil pemikiranku, dan aku membangunnya sejak awal sebuah pertemuan. Saat itu aku sadar mungkin benteng yang aku bangun bisa saja retak dan hancur atau mungkin lenyap, tapi aku yakinkan lagi pikiranku bentengku cukup tangguh..ya... Waktu memang mengantarkan segalanya, berulang kali bentengku nyaris retak dan aku selalu berhasil memperbaikinya, dan selama itu semua tetap berjalan dengan lancar. ada hal yang aku yakini di sini, ketika bentengku runtuh akan sulit untukku untuk kembali membangunnya ulang dari awal, dan itu adalah hal paling aku takutkan dan aku hindari sebenarnya. 

Tuhan memang selalu memiliki rencana yang indah bukan....
selalu ada rencana indah, mungkin saat itu Tuhan sedang menguji kekuatan benteng yang aku bangun itu, atau mungkin Ia sengaja ingin meruntuhkannya, entahlah, apapun itu kuyakinkan itu hal terindah dariNya, dan benar saja aku lengah dan bentengkupun mulai runtuh perlahan terbawa oleh arus waktu, ntah siapa yang harus aku persalahkan dalam hal ini, mungkin diriku sendiri, atau bahkan mungkin tidak ada yang perlu aku persalahkan. Dan akupun mulai terbawa arus waktu sehingga aku sendiri melewati batas benteng yang aku bangun. Setiap saat aku selalu tersadar bahwa aku telah melawatinya dan aku sadar ini sudah mulai tidak benar dan ini sudah mulai salah, tapi waktu terus membuaikan aku, sehingga aku merasa di posisi yang paling menyenangkan, sulit sekali rasanya untuk kembali mundur ketempat semula. Mungkin disinlah titik kegagalanku... aku terbuai di sebuah kenikmatan rasa bahagia, terlalu merasa nyaman dengan apa yang aku rasa sampai - sampai aku sendiri mengingkari kesalahanku, enggan untuk pindah meninggalkan sebuah kenyamanan ini. yah sudah menjadi sifat manusia bukan, selalu mencari kenyamanan bagi dirinya sendiri..

Kini bentengku tidak lagi sempurna, pondasinyapun sudah tidak kokoh. Tapi sebuah tamparan menyadarkanku, aku harus kembali.... 


Jumat, 24 Oktober 2014

HUJAN....

HUJAN... apa ya yang mau kita ceritakan tentang hujan ini...
terlalu bnyakk cerita tentang hujan itu jadi bingung.. hahaha
HUJAN rasanya saat berada d tengah - tengah turunnya hujan seperti berada dalam sebuah dimensi waktu, saat - saat aku sedang kembali ke masa lalu, menyaksikan semua dalam setiap kedipan mataku..

Aku memang seorang yang amat menyukai turunnya hujan, karna hujan selalu memberiku ketenangan terutama disaat - saat aq memang butuh ketenangan, karna hujan selalu mengingatkan ku akan kebesaran Allah SWT, mengingatkanku bahwa aku tak pernah sendiri, dan slalu mengingatkan ku akan kenangan...

Salah seorang temanku pernah berkata, setiap dari hembusan nafasku akan mengukir sebuah cerita di atas tumpukan kertas yang nntinya akan menjadi buku yang tersusun rapi di rak-rak memori ingatanku, sehingga ketika ada hal yang tidak menyenangkan terjadi aku tak akan bisa melupakannya tapi hanya menjadikannya kenangan saja, karna saat aku berusaha untuk mnghilangkannya dari memori ingatanku maka sama dengan aku mengambil 1 buku dari rakku dan membuangnya dan itu akan mmbuat susunan bukuku menjadi tidak sempurna...

Dan akhirnya aku bisa menikmati semua kenangan itu saat hujan turun, seakan menjadi media yang membawakan setiap buku n membukakan halamannya untukku...

Setiap tetesan yang jatuh k tubuhku membuatku kembali ke masa lalu, masa - masa yang aku lewati sudah cukup lama, masa kecilku, masa sekolah, masa yang menyenangkan, masa yang menyakitkan juga, masa remaja, ya semua laah, kenangan di setiap zaman.. :))

ya aku seseorng pecinta turunnya hujan...

Minggu, 17 Agustus 2014

Apalah yang ini ya...?

haha, oke saya kembali lagi menulis-nulis di lembaran kosong ini, ntah apapun nnti yang akan di tulis, haha mungkin 1 lagi karya jadul gueh... 
clingak...clinguk...

" Isi Hati "

"mencoba menyelami dalamnya samudra
mencoba menggapai satu titik yang dituju
meyatukan kembali serpihan - serpihan harapan itu
akankah aku akan sampai pada titik itu??

berjalan diatas tumpukan bara - bara api itu
membiarkan sang api membakar hati n jiwa ini
menahankan sakit dan panas pada jiwa yang ikut membara
menempahnya menjadi pribadi yang lebih tangguh

mengingkari semua kenyataan yang ada
tetap bertahan pada keadaan yang sama
hanya menunggu waktu yang tak kunjung datang..

tamparan demi tamparan datang
menghujam diri tanpa henti
meremukkan kembali serpihan - serpihan hati tanpa belas kasih
mengikis habis sisa - sisa harapan yang ada
dan hanya meningggalkan ruang hampa

hanya butiran - butirang air mata yang tersisa
yang masih mampu menggemburkan tanah yang nyaris kering krontang
hanya pupuk - pupuk sujudlah yg ada
ada untuk perlahan - lahan kembali menumbuhkan semangat - semangat baru itu
mampu menyuburkan impian - impian yang hampir sirnah itu.."
 ---------------------------------------------------------------------------------------
ini tulisan yang saya tulis sekitar 2 tahun lalu kalo gak salah, haha...
hasil karya dari kebingungan-kebingungan merangkai kata yg indah.. #eaaa
hahaha, coba dinikmati aja kali yee....

Cerita Tak Habis Dimakan Waktu

Kisahku Untukmu...

Untukmu yang nyaris tak pernah terlewatkan dalam sanubari,
aku masih disini,
masih bertahan menatapi hari yang panjang
aku masih disini,
masih bertahan meratapi jalanan yang berbatu,
tapi..
siapa yang sangka
suatu saat aq lelah dan berpaling?
siapa yang sangka
suatu saat aku akan mencar jalan pintas yang lebih mulus?
yang disana tak akan ada cahaya terang yang kutemui..

Untukmu yang tak pernah luput dari memori
aku masih disini,
bertahan meski tertatih,
berjalan diatas tumpukan kerikil tanpa alas kaki,
hanya untuk satu tujuan
menemukan secercah cahaya Ilahi
tapi..
masih saja diri ini hidup dalam kecemasan
kecemasan yang selalu menjadikan diri ini Kerdil
kecemasan yang selalu jadi bayangan gelap disetiap mimpi
kecemasan tetang kesanggupan diri untuk tetap bertahan..

Untukmu yang  selalu hadir disetiap Doa
aku masih disini,
bertahan dalam kebisuanku
bertahan dalam kediamanku
Lihatlah..
tubuh yang rapuh ini
hanya mampu bertahan tidak lama lagi
tapi perjalanan ini masih kian panjang
Lihatlah...
jiwa yang lemah ini
sudah jauh tertinggal oleh orang-orang besar didepan sana
tapi kedua kaki ini
nyaris tak mampu lagi melangkah
nyaris tak mampu lagi menjadi tumpuan

untukmu yang selalu jadi bahan bakar semangatku
aku masih disini,
dan sampai saatnya  tiba
aku masih disini dalam perjalananku
mungkinkah akan aku dapatkan secercah cahaya Ilahi itu?
akankah menjamin akan kunikmati seteguk saja
air Telaga kautsar?

aku masih disini...
tetap bertahan...
aku masih disini..
dan tak akan menyerah..Untukku ataupun Untukmu

untukmu yang tersayang...

F. S
 ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Haha... ini karya jadul sebenarnya, yang saya ambil dari catatan-catatan saya d FB, tapi gpp lah ya d pos d sini juga... bingung juga sebenarnya kenapa judulnya itu, haha gak usah d tanya lah ya...
:)